وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّن ذُكِّرَ بِآيَاتِ رَبِّهِ فَأَعْرَضَ عَنْهَا وَنَسِيَ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ ۚ إِنَّا جَعَلْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَن يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا ۖ وَإِن تَدْعُهُمْ إِلَى الْهُدَىٰ فَلَن يَهْتَدُوا إِذًا أَبَدًا

Dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka, dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya (QS.18:57)

menurut Ibnu Qoyim ada 5 golongan manusia yang berpaling dari al-Quran adalah:

  •  Berpaling dari mendengarkan dan mengimani Al-Quran
  •  Berpaling dari mengamalkan Al-Quran walaupun membaca dan mengimaninya.
  •  Berpaling dari menegakkan dan menggunakan hukum-Nya yang tertulis didalam al-Quran.
  •  Berpaling dari mengkaji dan memahami artinya.
  •  Berpaling dari berobat dan mengobati orang lain dengan Al-Quran dalam seluruh penyakit hati.

apakah kita termasuk mereka yang berpaling membelakangi al-Quran?

apakah kita termasuk mereka yg mendukung, menyokong, mengikuti, atau malah pelopor dalam berpaling membelakangi al-Quran?

nauzubillah min dzalik.. jika benar kondisi kita seperti itu maka kita termasuk orang-orang yang paling zalim..

ingatlah, semua yg kita lakukan itu dinilai oleh Allah, dan tentu saja akan dibalas di akhirat nanti.

bagaimana jika amal kita lebih banyak dalam rangka untuk berpaling membelakangi al-Quran?

sudahkah kita menyadari itu?

sudahkah kita peduli untuk memperbaiki diri?

renungkan dan sadarilah sahabat-sahabatku saat ini engkau berada dalam kondisi apa?

selalu kritislah dalam mengoreksi diri sendiri, hidup di dunia ini hanya 1 kali, sayang sekali jika kita sampai gagal di mata Allah.

seringkali kita merasa sudah aman dari dosa, namun ternyata itu hanya tipu daya syaitan yang menutupi dosa dengan sangat halus agar kita tidak sadar.

carilah kebenaran walau harus menghabiskan seluruh umurmu, karena kebenaran itu yang akan menyelamatkan hidupmu di dunia dan akhirat.

jangan merasa sudah aman dari murka Allah, sekali-kali jangan sampai kita merasa sudah aman. orang-orang mu’min selalu merasa belum aman dari murka Allah sehingga mereka takut, takut Allah murka kepada mereka, sehingga itu memicu semangat untuk berbuat lebih baik, lebih banyak, lebih menyeluruh dalam ketaatan kepada Allah.

Demikian sedikit sharing renungan saya, mudah-mudahan sahabat-sahabat juga terketuk hati untuk merenungi ini. bismillah, diniati karena Allah, insya Allah indah pada waktunya nanti..

———————————–

renungan ramadhan

Advertisements